No comments yet

RENUNGAN HARIAN RABU 04 JULI 2018

Tetapi sesudah itu Aku akan memberikan bibir lain kepada bangsa-bangsa, yakni bibir yang bersih, supaya sekaliannya mereka memanggil nama TUHAN, beribadah kepada-Nya dengan bahu-membahu.”  Zefanya 3:9

Sering dijumpai banyak orang Kristen tampak rohani sekali saat berada di gereja, tetapi hal itu tidak bertahan lama.  Setelah keluar dari pagar gereja kehidupan yang tidak rohani kembali nampak jelas.  Hal itu terlihat dari apa yang keluar dari bibir atau ucapannya:  umpatan, cemoohan, makian, sumpah serapah, kata-kata kotor, bohong sana sini, suka menjelek-jelekkan orang, bergosip dan sebagainya.

Yakobus dalam suratnya menulis:  Jikalau ada seorang menganggap dirinya beribadah, tetapi tidak mengekang lidahnya, ia menipu dirinya sendiri, maka sia-sialah ibadahnya.”  (Yakobus 1:26).  Ketika menerima panggilan Tuhan Yesaya menyadari bahwa dirinya adalah orang yang najis bibir  (Yesaya 6:5).  Karena itu ia memberi diri untuk dijamah dan diubahkan oleh Roh Tuhan.  Adalah mutlak bagi orang percaya untuk memiliki  ‘bibir yang bersih’  supaya ibadah dan pelayanannya berkenan di hadapan Tuhan.  Orang dikatakan bibir bersih bila ia mampu mengekang lidahnya dari segala yang jahat atau terbebas dari dusta atau ketidakjujuran.  Jagalah lidahmu terhadap yang jahat dan bibirmu terhadap ucapan-ucapan yang menipu;”  (Mazmur 34:14).  Karena itu pemazmur berdoa dan memohon,  “Ya TUHAN, lepaskanlah aku dari pada bibir dusta, dari pada lidah penipu.”  (Mazmur 120:2).  Tak mudah menemukan orang yang jujur di zaman sekarang ini.  Kebanyakan orang menggunakan trik-trik, akal licik, dan tipu muslihat, demi mewujudkan segala keinginannya.

Bibir yang bersih adalah bibir yang senantiasa memperkatakan firman Tuhan, karena mengimani setiap janji yang terkandung di dalamnya.  Setiap firman yang kita perkatakan menghasilkan kuasa yang sangat dahsyat.  “…firman-Ku yang keluar dari mulut-Ku: ia tidak akan kembali kepada-Ku dengan sia-sia, tetapi ia akan melaksanakan apa yang Kukehendaki, dan akan berhasil dalam apa yang Kusuruhkan kepadanya.”  (Yesaya 55:11).

    Sudahkah bibir kita bersih? Mari kita Memohon Roh Kudus-Nya untuk menjamah dan menahirkan bibir kita!! Mazmur 141:3

Post a comment