No comments yet

RENUNGAN HARIAN MINGGU 08 JULI 2018

“Sebab Allah memberikan kepada kita bukan roh ketakutan, melainkan roh yang membangkitkan kekuatan, kasih dan ketertiban. Jadi janganlah malu bersaksi tentang Tuhan kita dan janganlah malu karena aku, seorang hukuman karena Dia, melainkan ikutlah menderita bagi Injil-Nya oleh kekuatan Allah”( 2 Timotius 1 : 7-8).

Menjadi sebuah missionaris bukanlah hal yang mudah, harus terpisah dari keluarga, meninggalkan semua kenyamanan dan fasilitas yang ada dan pergi ke sebuah tempat yang baru yang rata-rata belum terjamah oleh modernisasi jaman. Bahkan tidak jarang seorang missionaris harus pergi ke tempat yang terang-terangan menentang kekristenan, dan jika ketahuan oleh pemerintah setempat, bukan hanya hukuman penjara yang harus dihadapi, bisa jadi hukuman mati adalah harga yang harus dibayar demi memberitakan firman Allah bagi mereka yang belum pernah mengenal Dia.

Ayat yang kita baca pada pagi hari ini tentang surat dari Paulus yang ditujukan kepada Timotius. Surat Paulus ini sangat singkat, mengingat Paulus tahu bahwa tidak lama lagi dia akan mati. Namun di dalam surat yang singkat ini Paulus memberikan semangat bagi Timotius. Paulus menulis supaya kita jangan takut untuk menjadi saksi bagi Allah, karena Allah memberikan kepada kita bukan roh ketakutan, namun Allah memberikan kita roh yang membangkitkan kekuatan, kasih dan ketertiban. Kita juga tidak boleh takut bersaksi bagi Allah, sebab Allah sendirilah yang menyelamatkan kita dan memanggil kita dengan panggilan kudus, bukan berdasarkan perbuatan kita namun oleh maksud dan karunia-Nya sendiri.

Kekasih Tuhan, janganlah takut untuk menjadi saksi Allah dalam hidup sehari-hari dimanapun anda berada dan di dalam kondisi apapun yang sedang dijalani. Sebab Dia sendiri yang telah menyelamatkan dan memanggil kita, terlebih Dia juga telah mengaruniakan roh kekuatan, kasih dan ketertiban.

Post a comment