Star Magazine Oktober 2018

Visi dan Pesan Gembala Oktober 2018

Pdt.Dr.Samuel Kusuma,M.Th

AYIN TET 5779

“BULI-BULI PENGURAPAN & MUJIZAT KEUANGAN”

“Dan aku mendengar seperti ada suara di tengah-tengah keempat makhluk itu berkata: “Secupak gandum sedinar, dan tiga cupak jelai sedinar. TETAPI JANGANLAH RUSAKKAN MINYAK DAN ANGGUR ITU.” (Wahyu 6:6)

Sejak matahari terbenam pada 09 September 2018 masuk dalam pergantian tahun Ayin Chet  (5778) ke Ayin Tet (5779) mulai 9 September 2018 – 10 September 2019  pada waktu Israel (1 Tishri). Tahun 5779 ini  disebut juga sebagai; Tahun Ayin Tet, yaitu :  Tahun MATA & BULI-BULI/GUCI YANG TERBUKA”

Sepanjang tahun Ayin (5770 – 5779), satu dekade ini bicara soal tahun mata. Dimana Mata TUHAN yang senantiasa tertuju kepada kita untuk mengajar, menunjukan jalan serta menasehati kita,juga bicara soal mata kita yang senantiasa fokus kepada TUHAN.

Berikut adalah tahun-tahun yang sudah kita jalani sampai tahun 5779 :

5770 : Ayin (mata)
5771 : Ayin-Alef (mata-kepala lembu).
5772 : Ayin-Bet (mata-rumah).
5773 : Ayin-Gimel (mata-kaki) .
5774 : Ayin-Daled (mata-pintu)
5775 : Ayin-Hey (mata-dia/menunjuk)
5776 : Ayin-Vav (mata-pengait)
5777 : Ayin-Zayin (mata-
Pedangl)
5778 : Ayin-Chet (mata-dinding)
5779 : Ayin-Tet (mata-
Buli-buli/Guci Terbuka)

Roh Kudus berkata kepada hambaNya Chuck Price
*I’m excited about hosting Head of the Year 5779.

This will be an historic time to see the new wine flowing into the wineskin that God has been preparing over the last seven years. This covenant celebration will propel us into the next move of God, and initiate us into a year of birthing.*

Chuck Price mengatakan Tahun 5779 dia mendapatkan dari Tuhan *Let The New Wine Flow* Tuhan memberikan wadah yang baru untuk menerima anggur yang baru. Tuhan Yesus mengatakan ini adalah Musim Yang Baru untuk Musim Penuaian, Urapan Raja mengalir dari Tahta Raja.

Ayin artinya: Mata’ dan Tet artinya “Buli-buli” atau “Guci Terbuka” Huruf Tet dalam bahasa Ibraninya: Rahim atau “Buli-buli atau Guci terbuka”

Kemudian, tahun 5779 berkorelasi dengan :

  • Lima : 5 artinya Anugerah, kita hidup sepanjang tahun Ayin TET adalah Anugerah Tuhan.
  • Tujuh : 7 artinya Kesempurnaan Tuhan yang menyertai kita. Kita adalah manusia yang tidak sempurna namun Tuhan yang menyempurnakan.
  • Sembilan : 9 artinya Penuaian, 9 buah roh diberikan kepada kita.

Tanggal 10 september 2018 menurut penanggalan orang yahudi, kita sudah memasuki Ayin Tet – 5779. Ayin Tet merupakan tahun yang baik (a good year) dan banyak berbicara di angka 9 yang berarti 9 karunia roh, 9 buah – buah roh, wanita selama 9 bulan mengandung, dll. Memasuki Ayin Tet ini biarlah kita lebih sungguh – sungguh lagi kepada Tuhan, dan jangan main- main lagi dengan dosa supaya kita mengalami semua kebaikan Tuhan.

*9 UCAPAN BAHAGIA*

(Matius 5:3-11) (TB)  “Berbahagialah orang yang miskin di hadapan Allah, karena merekalah yang empunya Kerajaan Sorga.

Berbahagialah orang yang berdukacita, karena mereka akan dihibur.

Berbahagialah orang yang lemah lembut, karena mereka akan memiliki bumi.

Berbahagialah orang yang lapar dan haus akan kebenaran, karena mereka akan dipuaskan.

Berbahagialah orang yang murah hatinya, karena mereka akan beroleh kemurahan.

Berbahagialah orang yang suci hatinya, karena mereka akan melihat Allah.

Berbahagialah orang yang membawa damai, karena mereka akan disebut anak-anak Allah.

Berbahagialah orang yang dianiaya oleh sebab kebenaran, karena merekalah yang empunya Kerajaan Sorga.

Berbahagialah kamu, jika karena Aku kamu dicela dan dianiaya dan kepadamu difitnahkan segala yang jahat.

MENGALAMI PENGURAPAN MINYAK ROH KUDUS DAN TEROBOSAN KEUANGAN YANG DASYAT di Tahun AYIN TET 5779

“Salah seorang dari isteri-isteri para nabi mengadukan halnya kepada Elisa, sambil berseru: “Hambamu, suamiku, sudah mati dan engkau ini tahu, bahwa hambamu itu takut akan TUHAN. Tetapi sekarang, penagih hutang sudah datang untuk mengambil kedua orang anakku menjadi budaknya.” Jawab Elisa kepadanya: “Apakah yang dapat kuperbuat bagimu? Beritahukanlah kepadaku apa-apa yang kaupunya di rumah.” Berkatalah perempuan itu: “Hambamu ini tidak punya sesuatu apapun di rumah, kecuali sebuah buli-buli berisi minyak.” Lalu berkatalah Elisa: “Pergilah, mintalah bejana-bejana dari luar, dari pada segala tetanggamu, bejana-bejana kosong, tetapi jangan terlalu sedikit. Kemudian masuklah, tutuplah pintu sesudah engkau dan anak-anakmu masuk, lalu tuanglah minyak itu ke dalam segala bejana. Mana yang penuh, angkatlah!” Pergilah perempuan itu dari padanya; ditutupnyalah pintu sesudah ia dan anak-anaknya masuk; dan anak-anaknya mendekatkan bejana-bejana kepadanya, sedang ia terus menuang. Ketika bejana-bejana itu sudah penuh, berkatalah perempuan itu kepada anaknya: “Dekatkanlah kepadaku sebuah bejana lagi,” tetapi jawabnya kepada ibunya: “Tidak ada lagi bejana.” Lalu berhentilah minyak itu mengalir. Kemudian pergilah perempuan itu memberitahukannya kepada abdi Allah, dan orang ini berkata: “Pergilah, juallah minyak itu, bayarlah hutangmu, dan hiduplah dari lebihnya, engkau serta anak-anakmu.” (II Raja-Raja 4:1-7),

Janda Nabi ini mendapatkan pemulihan, kelimpahan, dan terobosan. Ada banyak hal yang dapat kita kupas dari ayat-ayat yang baru saja kita baca. Tapi ada 3 hal penting yang mau saya bagikan kepada Saudara, mengenai bagaimana janda ini mengalami terobosan yang dahsyat.  Apa yang dilakukan janda ini? Suatu hari janda dengan dua anak ini datang kepada Elisa. Elisa adalah gambaran Tuhan. Janda itu berkata bahwa dia dalam kondisi yang sangat menyeramkan karena kedua anaknya mau disita oleh penagih hutang. Zaman itu, anak laki-laki begitu berharga, dianggap melebihi anak perempuan, sehingga janda itu sangat takut kehilangan anak-anak laki-lakinya.  Mari kita lihat dulu, apa yang dimaksud dengan janda dalam Alkitab?

“Hormatilah janda-janda yang benar-benar janda. Tetapi jikalau seorang janda mempunyai anak atau cucu, hendaknya mereka itu pertama-tama belajar berbakti kepada kaum keluarganya sendiri dan membalas budi orang tua dan nenek mereka, karena itulah yang berkenan kepada Allah. Sedangkan seorang janda yang benar-benar janda, yang ditinggalkan seorang diri, menaruh harapannya kepada Allah dan bertekun dalam permohonan dan doa siang malam. Tetapi seorang janda yang hidup mewah dan berlebih-lebihan, ia sudah mati selagi hidup. Peringatkanlah hal-hal ini juga kepada janda-janda itu agar mereka hidup dengan tidak bercela. Tetapi jika ada seorang yang tidak memeliharakan sanak saudaranya, apalagi seisi rumahnya, orang itu murtad dan lebih buruk dari orang yang tidak beriman. Yang didaftarkan sebagai janda, hanyalah mereka yang tidak kurang dari enam puluh tahun, yang hanya satu kali bersuami” (I Timotius 5:3-5)

Kembali kepada kisah janda Nabi ini, kisah ini juga menggambarkan kadaan banyak orang Kristen yang mengalami kondisi tertekan. Ada 7 hal penting mengenai bagaimana kita di tahun Ayin Tet inj seperti janda nabi ini mengalami Pengurapan dan terobosan keuangan yang dahsyat:

  • Hidup dalam Pengurapan Minyak Roh Kudus
  • Mengisi Penuh Buli-buli dengan Minyak Mujizat Tuhan
  • Tidak pernah Menyerah
  • Respon dengan benar,
  • Tindakan Iman sekarang.
  • Tidak Serakah
  • Memiliki Etika dan Akutabilitas yang baik

1.    HIDUP DALAM PENGURAPAN MINYAK ROH KUDUS

Tuhan kita ajaib. Hanya sedikit minyak dari buli-buli si Janda itu, dapat memenuhi bejana-bejana kosong. Bukankan itu suatu yang ajaib? Setelah saya renungkan berulang-ulang Sepertinya ada maksud Tuhan dibalik cerita “Minyak Seorang Janda” ini. Buli-buli itu bentuk nya kecil seperti botol parfum, sedangkan bejana itu besar, seperti ember yang memuatkan takaran air cukup banyak.

Bicara mengenai minyak. Saya teringat akan cerita gadis bijaksana dan gadis bodoh. Dengan masih adanya minyak di pelita si gadis-gadis bijaksana, mereka dapat bertemu sang raja. Cerita ini bukanlah cerita nyata, tetapi sebuah perumpamaan yang disampaikan oleh Tuhan Yesus. Kalo dipikir2, kenapa Tuhan Yesus menggunakan ‘minyak’ dalam perumpamaan ini. Saya teringat lagi akan cerita Saul, Daud, dan raja-raja Israel ketika mereka dipilih menjadi raja pasti diurapi dulu. Dan mereka diurapi pakai minyak. Setelah mereka diurapi, Roh Tuhan ada pada diri mereka. Sehingga ada kekuatan luar biasa yg mereka miliki. Karena penasaran, saya baca di wikipedia lebih lagi apa itu minyak. minyak itu adalah sebuah cairan yg tdk bisa bercampur dgn air. minyak digunakan utk masak, juga bahan energi utk rem mobil, dll.

Dalam Kitab Raja-Raja minyak dipakai utk pengurapan, sy ambil satu pengertian berarti… Minyak melambangkan energi Tuhan/ kuasa Roh Kudus. Janda ini tdk punya apa2 lagi didalam rumahnya selain buli-buli berisi minyak. Dan hidupnya terancam bahwa anak2 akan dijadikan budak kalau dia tdk melunasi pajak. Tapi mujizat trjadi ketika minyak didalam buli2 itu dituangkan ke dalam bejana2 kosong.

Saya mengambil satu pengertian bahwa apapun yg menjadi pergumulan kita, seberat2nya masalah itu, atau kita sudah tdk melihat jalan keluar, ….. tapi kalau masih ada ‘minyak’ /’Roh Kudus’ tinggal dlm hidup kita, jangan khawatir karena itulah harapan kita. Mintalah kepada Tuhan apa yg Roh Kudus dpt kerjakan utk memulihkan pergumulan kita. Sesuatu pasti terjadi. Seperti janda ini, dia memohon kepada Elisa. Apa yg tdk mungkin menjadi mungkin.

*9 BUAH ROH*

(Galatia 5:22-23) (TB)  Tetapi buah Roh ialah: kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan,
kelemahlembutan, penguasaan diri. Tidak ada hukum yang menentang hal-hal itu.

*9 KARUNIA ROH KUDUS*
(I Korintus 12:8-10) (TB)  Sebab kepada yang seorang Roh memberikan karunia untuk berkata-kata dengan hikmat, dan kepada yang lain Roh yang sama memberikan karunia berkata-kata dengan pengetahuan.
Kepada yang seorang Roh yang sama memberikan iman, dan kepada yang lain Ia memberikan karunia untuk menyembuhkan.
Kepada yang seorang Roh memberikan kuasa untuk mengadakan mujizat, dan kepada yang lain Ia memberikan karunia untuk bernubuat, dan kepada yang lain lagi Ia memberikan karunia untuk membedakan bermacam-macam roh. Kepada yang seorang Ia memberikan karunia untuk berkata-kata dengan bahasa roh, dan kepada yang lain Ia memberikan karunia untuk menafsirkan bahasa roh itu.

Selain itu, kenapa bejana? Kenapa tdk seperti raja-raja yg diurapi, pakai saja minyak di buli-buli itu utk mengurapi si janda. Trnyata bukan itu yg Tuhan mau. Elisa menyuruh utk meminta bejana2 kosong dari tetangga. Disini sy mengambil satu pengertian bahwa bejana-bejana kosong itu berbicara mengenai jiwa-jiwa yg kosong. Jiwa-jiwa yg memerlukan Roh Kudus.

Ternyata pergumulan yg kita alami Tuhan ijinkan utk menjadi berkat kekuatan bagi orang lagi. Melalui pergumulan kita, Kita bisa bagikan kuasa Roh Kudus kepada mereka yg kosong/ yg tdk punya Roh Kudus dlm hidup mereka. Our test becomes a testimony.

Adakah “Minyak Pengurapan Roh Kudus” dlm hidupmu?

2.    MENGISI PENUH BULI-BULI DENGAN MINYAK MUJIZAT TUHAN

Nabi Elisa menyuruh perempuan ini mendatangi para tetangganya dan meminta bejana-bejana kosong dari mereka tetapi jangan terlalu sedikit (ayat 3). Ini merupakan suatu tantangan yang berat. Betapa tidak! Perempuan ini dikenal punya banyak hutang, yang tentunya menjadi cemoohan para tetangganya. Kini ia harus menjumpai mereka dan meminta bejana kosong dari mereka. Bagaimana dengan harga dirinya? Tetapi, perempuan ini mengesampingkan harga dirinya. Ia tahu bahwa ia harus menyelamatkan kedua anaknya. Kasihnya kepada keluarganya mamu menggeser keinginannya mempertahankan gengsinya. Ia pun pergilah dan bisa mendapatkan cukup banyak bejana kosong dari tetangganya. Mujizat atas kondisi ekonomi kita bisa terjadi, jika kita tidak menjaga gengsi atau harga diri kita. Banyak orang merasa malu untuk meminta bantuan kepada rekan-rekannya ketika ia mengalami keterpurukan ekonomi. Asalkan kita tidak meminta sedekah, melainkan meminta ‘bantuan modal’ yang nantinya bisa digunakan secara wajar, sebenarnya sah-sah saja. Nabi Elisa tidak mengajar perempuan ini untuk menjadi peminta-minta, melainkan agar perempuan ini tidak menutup diri, melainkan mau tetap berelasi dengan orang lain.

Ada kesatuan dalam keluarga. Setelah memperoleh bejana-bejana kosong itu, ia pun masuk ke dalam rumahnya, menutup pintunya dan mulai menuang minyak dalam buli-buli itu ke bejana-bejana tadi. Kedua anaknya mendekatkan bejana-bejana itu kepadanya, sedang ia terus menuang (ayat 5). Sungguh suatu kerja sama yang sangat baik dalam keluarga. Di man aada kesatuan dan kerukunan, di sana mukjizat dan berkat Tuhan mengejar. Tidaklah aneh jika kemudian ekonomi perempuan ini dipulihkan. Ketika keluarga kita mengalami masalah, jangan saling menyalahkan satu dengan yang lain, melainkan satukan hati dalam doa dan pembicaraan bersama: suami-isteri, orang tua dan anak-anak, guna mencari solusi atas masalah yang sedang dihadapi. Ketika semua orang dalam keluarga mau bersatu, maka dalam tempo tidak lama, pemulihan terjadi. Dalam kesatuan ada berkat Tuhan (Maz. 133:1-3).

Pada Bulan Oktober 2018 ini kita dapat berkat yang luar biasa, DR.MORRIS CERULLO (87 Tahun) hadir kembali di kota Balikpapan, hari selasa-rabu 23-24 Oktober 2018 setelah terakhir beliau hadir di Kota Balikpapan dalam SOM dan KKR Kesembuhan Illahi pada Tahun 1995 atau 23 Tahun yang lalu. Marilah kita mengisi kembali penuh pengurapan Legacy (Warisan) Elia Kepada Elisa dengan hadir pada Sekolah Orientasi Melayani (SOM) Pk.14.00 Wita dan KKR Kesembuhan Illahi Pk.18.00 Wita Bertempat di Bethany Favor of God Balikpapan Jl.Kol.Syarifuddin Yoes No. 7 – Balikpapan, Pendaftaran SOM Gratis dan daftarkan diri anda segera tempat terbatas di Telp.0542-766236,766209. Saya mewajibkan semua Usher, pelayan Tuhan, Gembala, pengurus jemaat FA, Guru Sekolah Minggu, AG, DMBI, Pendoa, Mahasiswa IKB, SOM dan seluruh jemaat Bethany FOG karena kesempatan ini belum tentu terulang kembali, ajak juga jemaat, para hamba Tuhan, Gembala dari Gereja se Kalimantan dan bersifat Interdemoninasi terbuka untuk semua Umat Kristiani.

3.    TIDAK PERNAH MENYERAH (NEVER GIVE UP)

Janda nabi ini adalah gambaran dari gereja Tuhan. Janda dalam kisah tersebut tidak putus asa meskipun sedang mengalami situasi yang sulit serta tekanan yang berat. Janda ini datang kepada tujuan yang tepat, ia tahu ke mana harus datang, ia datang kepada Tuhan. Hari ini, jangan ada yang putus asa. Beberapa waktu belakangan ini di Indonesia, terutama Jakarta, banyak yang bunuh diri. Bahkan yang juga membingungkan psikolog, dulu orang yang bunuh diri adalah orang yang mumet, bunuh diri secara diam-diam di dalam kamar, tapi sekarang orang bunuh diri di mal-mal, apartemen, dan setelah kejadian itu mereka masuk berita! Saudara, jangan putus asa dalam Yesus, karena di dalam Tuhan ada pertolongan, ada pengharapan, ada jalan keluar, ada mujizat, ada kemenangan, Haleluya!

Ibrani 12:3, Ingatlah selalu akan Dia, yang tekun menanggung bantahan yang sehebat itu terhadap diri-Nya dari pihak orang-orang berdosa, supaya jangan kamu menjadi lemah dan putus asa.

Siapa yang sedang lemah dan putus asa? Tapi pada waktu Saudara lemah dan mulai ada bibit keputusasaan, Tuhan ingatkan kepada kita, ingatlah selalu akan Dia. Ingatlah selalu akan Yesus Kristus!

Waktu bangun pagi, apakah kita ingat dengan dia, atau ingat pada masalah kita? Hari-hari ini kita diingatkan, bahwa Yesus akan datang segera. Waktu kita baca ayat-ayat pernyataan firman Tuhan bahwa Dia datang segera, ada sebuah ayat yang sangat pendek dalam Lukas 17:32 berkata ingatlah akan istri Lot! Ingat, jangan melihat ke belakang berbicara mengenai jangan kembali ke kondisi kita sebelum bertobat. Di dalam Tuhan akan jauh lebih baik dan makin baik dalam Yesus Kristus. Istri Lot adalah orang yang pahit. Jangan ada kepahitan dalam hidup Saudara, buang segala kepahitan dan gantikan dengan sukacita dan hati yang suci, itu orang-orang yang akan melihat Tuhan. Ingatlah selalu akan Tuhan. Masukkan ayat ini ke dalam diri Saudara. Saat putus asa, ingatlah akan Tuhan.

Kenapa kita harus ingat akan Tuhan? Mari kita lihat dalam Efesus 4:9-10, Bukankah “Ia telah naik” berarti, bahwa Ia juga telah turun ke bagian bumi yang paling bawah? Ia yang telah turun, Ia juga yang telah naik jauh lebih tinggi dari pada semua langit, untuk memenuhkan segala sesuatu. Karena Dia pernah turun ke dunia ini menjadi seperti kita manusia, dia pernah mengalami apa yang Saudara pernah alami. Kalau Saudara mungkin pernah diludahi, Dia juga pernah. Dia juga pernah dikhianati, dan Dia juga mengetahui sakitnya badan, dan Dia bahkan pernah disalib. Dia sudah pernah mengalami yang kita pernah alami. Tapi bukan sekedar mengalami, Dia kembali ke rumah Bapa di Sorga. Lukas 2:14a, Kemuliaan bagi Allah di tempat yang mahatinggi, atau dalam bahasa Inggris (NKJV), Glory to God in the highest. Waktu kita naik pesawat terbang, makin lama makin tinggi, kita lewati awan, kadang tingginya 10 km di atas permukaan laut, tapi Tuhan bahkan berada di tempat yang jauh lebih tinggi dari itu semua.

Beberapa tahun yang lalu, bank mulai menjamur di Indonesia, orang mulai diajak untuk menabung. Ada janji-janji dari bank. Akhirnya bank penuh sampai ada yang menyebut Bank Capek Antri. Lalu para pemimpin bank mengeluarkan produk lain, yaitu untuk nasabah-nasabah prioritas, yang mendapatkan pelayanan dalam teller yang khusus. Kita senang ketika diprioritaskan. Demikian juga Tuhan, ketika Saudara menomorsatukan Tuhan, maka Saudara juga akan dinomorsatukan Tuhan.

Jadi janda ini datang kepada Elisa, tidak cari ke mana-mana. Dia menomorsatukan Tuhan dalam hidupnya. Kita diingatkan, jangan mengandalkan manusia, tapi andalkan Tuhan! Waktu Saudara mengandalkan Tuhan, Saudara akan ditolong dan diberkati Dia.  Jangan pernah putus asa, dalam Tuhan pasti ada jalan keluar. !

4.  RESPON DENGAN BENAR

Elisa bertanya pada Janda itu, punya apa? Janda itu berkata “Hambamu ini tidak punya sesuatu apapun di rumah, kecuali sebuah buli-buli berisi minyak.” Lalu berkatalah Elisa: “Pergilah, mintalah bejana-bejana dari luar, dari pada segala tetanggamu, bejana-bejana kosong, tetapi jangan terlalu sedikit. Kemudian masuklah, tutuplah pintu sesudah engkau dan anak-anakmu masuk, lalu tuanglah minyak itu ke dalam segala bejana. Mana yang penuh, angkatlah!”

Janda itu tidak bertanya kenapa harus meminjam bejana, dan kenapa dia harus masuk menutup pintu. Dia tidak berargumentasi, dan ini juga yang harus dilakukan oleh Gereja Tuhan. Kita hanya taat saja kepada apa yang Tuhan suruh. Lakukan saja, tidak usah pusing.

Seringkali caranya Tuhan menolong kita, kadang suka nyeleneh, tidak masuk akal. Dan cara Tuhan menolong kita itu sederhana saja. Justru kita yang suka merekayasa begini begitu. Tapi cara Tuhan menolong itu sangat sederhana.

  • Waktu Daud melawan Goliat, Tuhan cuma suruh pakai ketapel.
  • Naaman sembuh dari kustanya, dengan cara yang sederhana, celup 7 kali dan sembuh.

Cara Tuhan sederhana, tapi kita yang suka yang rumit-rumit.

Saudara yang dikasihi Tuhan, pada waktu kita taat, Tuhan akan lakukan perkara yang ajaib. Tuhan akan lakukan tuntas, tidak meninggalkan bekas, dan memberikan damai sejahtera. mau taat dan tidak berargumentasi dengan Tuhan? Kalau Tuhan menyuruh melalui para gembala, mengingatkan, “ayo kita banyak berdoa dalam roh, berbahasa roh lebih banyak lagi“, mari kita melakukannya, mari kita ikuti saja, tidak usah berargumentasi. Kalau para pemimpin kita menyuruh “lebih intim dengan Tuhan, doa, pujian, dan penyembahan lebih lagi, masuk ke dalam menara doa, rumah doa, dan kubu-kubu doa“, mari kita lakukan! Kalau Tuhan mau datang segera, mari kita harus tetap berdoa dan berjaga-jaga supaya kita selamat dalam nama Tuhan Yesus Kristus.

Seorang nabi Tuhan, Chuck Pierce, dari Amerika Serikat, berkata apa yang kita lakukan dengan sungguh-sungguh dan penuh ketaatan, baik dalam pelayanan, pekerjaan dan usaha, kalau dilakukan dengan sungguh-sungguh pada tahun 2010 ini, maka akan memberi dampak sampai 10 tahun ke depan. Saudara akan tuai hasilnya 10 tahun ke depan!

Saya mau dorong Saudara untuk melakukan pekerjaan, pelayanan, rumah tangga, lakukan sungguh-sungguh, maka akan berdampak dahsyat 10 tahun ke depan. Hanya sedikit yang harus kita lakukan, tapi hasilnya akan begitu dahsyat.

Memang hari-hari ini kita berbicara mengenai kelimpahan, pemulihan, dan terobosan, itu adalah janji-janji Tuhan bagi orang percaya.

5.    TINDAKAN IMAN SEKARANG (ACTION IN FAITH)

Pergilah perempuan itu dari padanya; ditutupnyalah pintu sesudah ia dan anak-anaknya masuk; dan anak-anaknya mendekatkan bejana-bejana kepadanya, sedang ia terus menuang. Ketika bejana-bejana itu sudah penuh, berkatalah perempuan itu kepada anaknya: “Dekatkanlah kepadaku sebuah bejana lagi,” tetapi jawabnya kepada ibunya: “Tidak ada lagi bejana.” Lalu berhentilah minyak itu mengalir. Kemudian pergilah perempuan itu memberitahukannya kepada abdi Allah, dan orang ini berkata: “Pergilah, juallah minyak itu, bayarlah hutangmu, dan hiduplah dari lebihnya, engkau serta anak-anakmu.” (2 Raja-Raja 4:5-7)

Minyak berbicara mengenai mujizat Pengurapan. Waktu bejana habis, mujizat itu selesai dan tidak terjadi lagi. Kita harus buka hidup kita, dan memiliki hati yang haus dan lapar. Terus memiliki haus dan lapar. Kalau kita tetap haus dan lapar, maka mujizat tidak akan berhenti mengalir.

Ibrani 11:1, Iman adalah dasar dari segala sesuatu yang kita harapkan dan bukti dari segala sesuatu yang tidak kita lihat. dalam versi bahasa Inggris (NKJV) ada sesuatu yang berbeda, Now faith is the substance of things hoped for, the evidence of things not seen.

Saudara, siapa yang punya pengharapan dalam Tuhan? Iman adalah dasar pengharapan Saudara. Tapi imannya kapan? Dalam bahasa Inggris dikatakan “now” atau “sekarang“! Bukan iman tempo dahulu! Tuhan mau tolong Saudara bukan nanti, tapi sekarang! Mari pegang janji Tuhan, Dia bukan mau tolong Saudara nanti tahun depan, tapi Dia mau tolong Saudara sekarang, Dia mau menyembuhkan Saudara sekarang, Dia mau memberkati Saudara sekarang, Dia mau memberi mujizat itu sekarang!

Sekarang ini kuasa mujizat Tuhan mulai terjadi. Tapi bagaimana sikap kita? Apakah kita masih punya bejana-bejana kosong, artinya siap diberkati dan siap menerima mujizat? Saat kita punya iman yang terus menerus, hati yang haus dan lapar, terus berharap pada Tuhan, maka sekarang juga Tuhan mau menolong kita.

  1. TIDAK SERAKAH

Setelah ibu janda ini terus menuangkan minyaknya, penuhlah bejana-bejana itu. Begitu bejana yang terakhir penuh, maka berhentilah minyak itu mengalir (ayat 6). Jika kita yang menjadi ibu janda itu apa yang akan kita lakukan ketika mengetahui bahwa bejana kosong sudah tidak ada lagi? Mungkin ada di antara kita yang akan bergegas meminta bejana lagi kepada para tetangga. Namun hal itu tidak dilakukan oleh janda tersebut. Mengapa? Karena ia tidak serakah. Berkat yang telah diberikan oleh Tuhan melalui mukjizat minyak itu sudah cukup untuk menyelesaikan hutangnya. Mari kita belajar dari rasa cukup ini.

Suatu peristiwa terjadi di salah satu perkebunan vanili. Orang-orang Kristen yang memiliki perkebunan vanili itu pada mulanya bersyukur kepada Tuhan, sebab produksi vanili mereka diterima di luar negeri dengan harga yang sangat baik. Ekonomi mereka pun terangkat. Namun kemudian ada informasi bahwa jika mereka mau memperoleh hasil panen yang lebih besar, mereka bisa mendapatkan berkat dua kali lebih banyak. Caranya? Dengan menyuntikkan bahan kimia merkuri ke tanaman vanili itu. Panen akan menjadi dua kali lebih banyak dalam setahun. Orang-orang Kristen tersebut tergoda oleh informasi tadi. Mereka pun – dalam keserakahannya – menyuntikkan merkuri ke tanaman vanili mereka. Hasilnya? Memang panen menjadi dua kali lebih banyak. Namun setelah dikirim ke luar negeri, produksi mereka ditolak karena ternyata mengandung bahan kimia merkuri yang berbahay abagi kesehatan. Hasil panen mereka tidak dipercaya lagi, dan harganya hancur. Akhirnya ekonomi mereka kembali terpuruk. Mari kit abelajar mencukupkan diri dengan apa yang ada dan waspada terhadap keserakahan.

  1. MEMILIKI ETIKA DAN AKUNTIBILITAS YANG BAIK (MELUNASI HUTANG)

Memiliki etika dan akuntabilitas yang baik. Akhirnya setelah ibu ini mengalami mukjizat Tuhan, ia melaporkan kepada Nabi Elisa apa yang telah terjadi. Nabi Elisa yang snagat bijaksana itu berkata, “Pergilah, juallah minyak itu, bayarlah hutangmu, dan hiduplah dari lebihnya, engkau serta anak-anakmu.” (ayat 7). Nabi Elisa mengajar perempuan ini etika bisnis dan ekonomi yang benar. Ia harus segera membayar hutangnya dari hasil penjualan minyak itu. Sesudah itu barulah ia dan kedua puteranya hidup dari lebihnya. Banyak orang memiliki etika dan akuntabilitas yang buruk. Setelah Tuhan memulihkan perekonomiannya, ia lupa untuk memberitahukan kepada hamba Tuhan bagaimana Tuhan telah memulihkan keadaannya. Ia mungkin kuatir kalau-kalau hamba Tuhan itu akan meminta bagian. Jangan sekali-kali berpikir demikian! Seorang hamba Tuhan yang tulus di hadapan Tuhan akan sangat bersyukur jika melalui doa dan nasihatnya bisa mendatangkan pemulihan atas diri jemaat. Ia sama sekali tidak menginginkan komisi atau imbalan dari hasil pemuluhan itu. Tuhan sudah memelihara hamba Tuhan itu dengan baik.

Ada lagi orang yang, setelah dipulihkan ekonominya, tidak segera menyelesaikan tanggung jawab hutangnya, melainkan menggunakannya untuk bersenang-senang. Sedangkan hutangnya tetap tidak dibayar dengan pelbagai alasan. Tuhan tidak menghendaki perbuatan semacam itu! Selesaikan tanggung jawab kita, kemudian baru menggunakan kelebihannya untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari dengan penuh bijaksana. Dari peristiwa mukjizat buli-buli seorang janda ini, kita tahu bahwa jika seseorang benar-benar mengandalkan Tuhan, ia akan memperoleh hasil yang luar biasa, bagaikan pohon yang ditanam di tepi air … memberikan hasil yang melimpah.

Disimpulkan ada 7 Langkah penting mengenai bagaimana kita di Tahun Ayin Tet ini seperti janda nabi ini mengalami Pengurapan Minyak Roh Kudus dan terobosan keuangan yang dahsyat:

  1. Hidup dalam Pengurapan Minyak Roh Kudus
  2. Mengisi Penuh Buli-buli dengan Mujizat Minyak
  3. Tidak pernah Menyerah
  4. Respon dengan benar,
  5. Tindakan Iman sekarang.
  6. Tidak Serakah
  7. Memiliki Etika dan Akutabilitas yang baik (Melunasi Hutang)

Amin.

 

Post a comment